blog-img
14/04/2021

Prakata Santri Angkatan I SMA Istiqamah Muhammadiyah 2021

Ahmad Rofii, S.T.P | Berita

smaim-smr.sch.id Alhamdulillahilladzii ‘An’amanaa bini’matiliimaan walislam. Wanushollii wanasallamun ‘alaa khoiril anaami syayidinaa muhammadin waalaa aalihii washohbihi ajma’iin khadrotalmukharrom mudiirul ma’hadin al istiqaamah muhammadiyah alislamiyah syaikhuunaa dokterandes haji Jaswadi gofarullahu lahuu walahlihi hadrotul mukarram walmuhtarom mudiirulmadrosatustsanawiyah al istiqaamah muhammadiyah islamiyah al ustadz Arif Saripudin gofarollahu lahuu waliahlihi wafadiilatulkaroomul ustaddz siitaman wakhadhrotal mu’adhomiina jamiiul asaatid walasaatdah lilma’haddi istiqamah Muhammadiyah

kami berdiri disini mewakil segenap Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren Istiqomah tingkat atas Angkatan pertama ingin menyampaikan beberapa kata dan kenangan di Pondok kami yg tercinta ini, masih terpatri sangat dalam di hati kami Bapak pimpinan sering berkata Pendidikan itu pengajaran, pembentukan, pembiasaan, penggarahan, pengawalan, pelatihan, dan penugasan dan disertai  Uswatul Hasanah karena kemajuan pondasi utamanya adalah ketaudalanan dan itu semua kami temukan disini di Istiqomah Muhammadiyah Boarding School.

Pasca kelulusan mengajarkan kepada kami arti ilmu yang sebenar-benar nya bahwa ilmu bukan semata mata lirik-lirik dalam buku-buku tapi ia adalah apa yang ada di dalam jiwa dan hati, orang lain boleh pumya deretan gelar tapi belum tentu disertai oleh jiwa yg bersih dan adab yg luhur. Maka dari itu kita boleh bergembira hari ini diwisuda kita diluluskan tapi coba ingat dan direnungi baik baik apakah kelulusan ini sudah sesuai dengan keluhuran adab dan daya intelek yang kita miliki, ini bukan sekedar kebanggaan tetapi juga merupakan tanggung jawab.

Kita ini berawal dari sesuatu yang kecil Jangan pernah meremehkan yang kecil

Kum mangfiatin kholiila Berapa banyak kelompok yang kecil sedikit diremehkan   Golabat fiiatin katsiiroh menyalahkan kelompok yang besar Biidnillah dengan izin Allah Subhanahuwata'ala orang menyepelekan Daud tapi begitu batu yang dipegang oleh Daud ditembakkan dengan ketapelnya mengenai mata Goliath yang sudah macam raksasa itu jatuh tumbang begitu pulalah kita jangan merasa bahwa kita kecil, sedikit lantas tidak mampu melakukan perubahan kita ambil contoh ditahun pertama saja di milad itu Muhammadiyah ustad Arif menyuruh kita ikut serta tapi santai-santai saja yaa nggak terlalu Ambisius untuk dapat juara tapi nyatanya di akhir hanya 16 orang saja kami bisa meraih juara umum masyaallah

Bapak Ibu teman teman yg dirahmati oleh Allah taala

Kami ingin ucapkan kepada keluarga besar Pondok Pesantren Istiqomah seandainya sungai Mahakam, luapan sungai nya ditambah seluruh tandon yg ada di Pondok ini dijadikan tinta tak akan cukup dan tidak akan mengering untuk mengutarakan terimakasih kami kpd pondok tercinta kami ini karna istiqomah bukan sekedar pondok tp ini adalah story history and family.

Terimakasih juga kepada Kedua orangtua kami yg tak pernah Lelah atau mengeluh karna kami jarang menelpon atau menelpon hanya jika minta uang saja terimakasih untuk Setiap tetes air mata keringat, bahkan darah dalam membesarkan dan mendidik kami, salah satu hadiah terindah yg pernah Ayah dan Ibu kami berikan kepada kami adalah mereka ikhlas dan ridho menyekolahkan kami di Istiqomah,  disini kami belajar, bertemu dengan orang orang yang besar, orang yang besar jiwa nya, cita-cita nya dan doa nya sehingga kami bisa sampai pada titik ini

seorang ulama besar Muhammad bin idris as syafii berkata lan tanaalul ‘ilmialabsatahu shohibatul ustadz Dan Salah satu nya adalah Shohabatul Ustadz

Ditemani guru, dibimbing guru, bersahabat dengan guru. Tanpa bimbingan seorang alim ahlul ilmi apalah kita ini  apapun ilmunya yang diberi pasti bermanfaat untuk kita nanti. Jadi guru ini pekerjaan yang sangat sangat mulia mendidik membimbing seorang kader mengarahkannya kejalan yang benar sehingga bisa menjadi seorang yang hebat kelak insyaallah.

Terimakasih kepada Bapak Pimpinan dan seluruh Guru yg telah ikhlas mendidik mengevaluasi dan mendoakan kami dalam Setiap doa kami tidak akan lupa perjuangan guru-guru kami yg telah ikhlas mengajarkan ilmu nya semoga Allah membalas segala jasa-jasa kalian dengan surga Firdaus nya

Kami mohon maaf kami ucapkan kepada segenap Pimpinan Pondok Ustadz Ustadzah, Guru-guru kami mohan maaf jika terkadang kalian sering masuk ruang kelas namun kami sering terlambat bahkan tdk masuk  atau sekiranya perkataan dan perbuatan kami tidak enak dihati. Guru kami sekalian maka ketahuilah bahwa tidak ada maksud kami sedikitpun untuk menyakiti hati Ustad Ustadzah yang ikhlas itu insyallah kami akan terus belajar dan nasehat kalian semua tak akan kami lupakan man ana waman antum wa man nahnu laula Muallim

Pesan kami untuk pribadi  jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang dimiliki, jangan merasa lebih tinggi dengan ilmu yang dimiliki. Tetaplah menjadi padi yg semakin beriisi semakin merunduk tetap lah menjadi orang baik dan bermanfaat dimanapun kakimu berpijak jangan pernah bosan jadi orang baik berbuatlah tanpa mengharap pujian dan jangan berhenti hanya karna sebuah cercaan atau kritikan jagalah sibgoh Pondok kita

Semoga para Pimpinan dan Keluarga besar Pondok Istiqomah Allah berikan Kesehatan, amal sholeh yg terus bertambah dan kita semua bisa Husnul Khotimah dan kami mohon doa dan keridhoan guru guru kami agar ilmu yang kami dapat  bermanfaat untuk kami dan masyarakat yang menjadi lapangan perjuangan baru kami.

Waa’iduulahummaa astathoktum man kuwah Dan persiapkan lah kekuatan kalian Tushibuuna bihii ‘aduwwallahi wa’aduwwakum sehingga dengan kekuatan itu musuh Allah menjadi gentar

Hari ini banyak orang-orang tua dengan semangat yang luar biasa mereka ingin melakukan sesuatu yang besar. Tapi bagaimana mungkin di usia senjanya. Maka mereka kita manfaatkan kontribusinya, pemikirannya, idenya, tapi kita anak-anak muda, semua Insyaallah akan berangkat, dari mana bermula negeri ini katanya negeri kita ini sedang sakit.

Para pakar analisis semua memberikan idenya. Menurut saya negeri ini diperbaiki dari aspek ekonomi, yang satu mengatakan dari aspek politik, yang satu mengatakan dari aspek agama. semuanya bingung berdebat maka jelas Jawaban nya adalah dari aspek kader-kader nya lah harus diperbaiki

Kami semua bangga bisa menjadi bagian dalam berkontribusi wujudkan SMAIM menjadi sekolah yg berarti dan bermutu menjadi pusat kajian islam dan pengajaran bahasa Al quran. Kami 15 orang ini Angkatan pertama siap akan menyelesaikan studi dan setelah itu insyaallah akan berkontribusi serta ikut andil membantu dengan pikiran, tenaga, bahkan jiwa untuk memajukan Pondok kita ini sehingga akan banyak orang yg akan merasakan pengaruhnya dan mendapatkan Pendidikan yg sebenar benar nya

Yakrifu maknal jihad illa mujahid wa la yakrifu maknal kifa illa mukafi kami tutup dengan pesan guru kami  jadilah kalian  manusia yang kuat iman, kaya ilmu, kaya jasa, satu laksana seribu bahkan sejuta, itulah wisudawan Angkatan pertama  SMA Istiqomah Muhammadiyah

Wisudawan lulus lepas ujian

Tinggal tunggu siapa meminang

Jika salah silap mohon dimaafkan

Selamat berjuang wahai pejuang

  AKMAL HUSEN

(Alumni Angkatan I SMAIM 2021)

Bagikan Ke: